Cara Memilih Bibit Jahe Yang Baik dan Cara Menanam Dalam Pot

Media tanam untuk menanam jahe dalam pot bisa berupa campuran tanah subur, pasir, dan humus atau pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Selain media tanam, diperlukan pecahan bata merah atau pecahan genteng dan ijuk yang telah dicuci untuk ditempatkan di dasar pot. Sebelum digunakan, media tanam bisa dicampurkan dengan insektisida (Furadan) dan pupuk NPK (15-20-20) sebanyak 15 gram per pot.

Cara Memilih Bibit Jahe Yang Baik dan Cara Menanam Dalam Pot

Pemilihan Bibit

Pada umumnya, jahe diperbanyak secara vegetatif dengan potongan-potongan rimpangnya. Namun, pemilihan bibit tidak boleti gegabah.

Berikut ini kriteria rimpang bibit jahe yang baik

  1. Diambil langsung dari kebun, bukan jahe konsumsi yang biasa diperoleh di pasar.
  2. Diambil dari tanaman yang sehat dan sudah ma, sekurang-kurangnya berumur 9-10 bulan.
  3. Beratnya 100-250 gram per rimpang. Rimpang tersebut dapat dipotong-potong, dan masing-masing potongan sedikitnya memiliki tiga mata tunas, panjang 3-7 cm, dan beratnya 25-80 gram per potong.

Setelah diambil dari kebun, rimpang bibit segera dibersihkan, lalu dikeringkan selama 4-6 hari dengan waktu pengeringan minimum 4 jam per hari. 

Selanjumya lakukan sortasi berdasarkan bentuk, ukuran, dan warnanya. Pilih rimpang yang bentuknya utuh (tidak cacat, luka, atau patah), ukurannya kurang lebih 10 cm, dan warnanya merah sampai jingga muda untuk jahe emprit.

Sesudah disortasi, simpan bibit di tempat teduh (tidak terkena langsung sinar matahari) dan kering. Dalam penyimpanan tersebut, rimpang bibit bisa ditumpuk tetapi harus tetap memperhatikan sirkulasi udara. Setelah disimpan selama satu bulan, bibit baru bisa ditanam.

Berikut cara menanam jahe dalam pot :

  1. Letakkan pecahan genteng atau bata merah dan ijuk di dasar pot.
  2. Isi pot dengan campuran medal tanam sampai mendekati penuh.
  3. Buat lubang kecil dalam media dan benamkan bibit jahe dengan kedalaman 5-10 cm dengan posisi mata tunas berada di bagian atas.
  4. Tutup dengan tanah tipis dan ben pecahan bata merah di atasnya.

Setelah penanaman, siram hingga media cukup basah. Penyiraman bisa diulangi setiap pagi atau sore hingga tanaman jahe tumbuh subur. Perawatan selanjutnya, agar peredaran udara dan air dapat berjalan dengan baik, tanah di dalam pot harus digemburkan.

Penggemburan bisa dilakukan 3 bulan sekali sampai tanaman berumur 10-12 bulan. Selain itu, pupuk NPK dapat diberikan ulang pada umur 2 bulan dan 3 bulan setelah tanam. Pada umur 10-12 bulan, daun tanaman akan berubah menjadi kekuningan dan batangnya mengering. Itu berarti rimpang jahe sudah bisa panen.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Memilih Bibit Jahe Yang Baik dan Cara Menanam Dalam Pot"

Posting Komentar